- Berkurangnya barang inventory terkadang diketahui secara langsung (misal : kehujanan jadi rusak, jatuh jadi pecah, sobek, tumpah, dll) maupun tidak langsung yang artinya diketahui setelah dilakukan stok opname.
- Ketika dilakukan stock opname pada periode yang telah dilakukan seringnya ditemukan adanya selisih jumlah barang fisik dengan jumlah yang tertera di komputer.
- Kesalahan adanya selisih barang bisa terjadi karena adanya:
-
- Kesalahan hitung jumlah barang
- Lupa mencatat keluar-masuk barang
- Salah mengeluarkan barang (jenisnya)
- Kehilangan, pencurian, kerusakan material, dll
- Salah menempatkan stok
- Kehilangan dokumen
- Jika kita (atau karyawan lainnya) mengetahui adanya barang inventory yang berkurang baik secara langsung (dengan melihatnya sendiri) atau tidak secara langsung (dengan melakukan stok opname) maka hendaklah karyawan tersebut menulisnya di Slip: 002.
- Petugas yang menulis di slip: 002 bisa siapa saja, lebih baik lagi penulisnya adalah orang yang melihat langsung kejadian berkurangnya barang inventory tersebut atau yang melakukan sendiri kegiatan stok Opname.
- Adapun petugas yang input data Accurate di Pabrik bisa kepala produksi atau bisa juga PPIC berdasarkan pembagian :
- Area Gudang Unit (kelas 3) dan Penggilingan : PPIC
- Area produksi (kelas 2 dan 1) : Kepala Gudang
- Cara Input Penyesuaian Persedian bisa dilihat di sini